Berita, Internasional

[BREAKING NEWS] Parlemen Irak Akhirnya Pilih Nizar Amidi sebagai Presiden Baru, Kalahkan Fuad Hussein

Repelita.net

12 April 2026 22:27 WIB • 1,131 view

[BREAKING NEWS] Parlemen Irak Akhirnya Pilih Nizar Amidi sebagai Presiden Baru, Kalahkan Fuad Hussein
Foto: Istimewa

Repelita Baghdad - Parlemen Irak akhirnya memecah kebuntuan politik berkepanjangan dengan memilih Nizar Amidi sebagai presiden baru setelah lima bulan tarik-ulur pasca pemilu yang gagal menghasilkan mayoritas parlemen yang solid.

Mengutip laporan Reuters pada Minggu (12/4/2026), pemungutan suara berlangsung sengit dengan banyak kandidat yang bersaing memperebutkan kursi kepresidenan.

ADVERTISEMENT

Amidi yang berasal dari Partai Persatuan Patriotik Kurdistan berhasil mengungguli pesaing utamanya termasuk Menteri Luar Negeri Fuad Hussein dalam perolehan suara.

Dalam putaran pertama, ia meraih 208 suara jauh meninggalkan kandidat lain sebelum akhirnya mengunci kemenangan dengan 227 suara pada putaran kedua.

Sesuai dengan konstitusi Irak, presiden yang baru terpilih memiliki waktu 15 hari untuk menunjuk calon perdana menteri dari blok terbesar di parlemen.

Koalisi Syiah Coordination Framework sebelumnya telah mengusung Nouri al-Maliki meskipun langkah tersebut mendapat penolakan keras dari Amerika Serikat.

Kini perhatian tertuju pada langkah berikutnya dari koalisi dominan tersebut apakah tetap mendorong al-Maliki atau mencari alternatif lain.

Keputusan itu akan menjadi penentu arah politik Irak ke depan di tengah tekanan geopolitik dan ekonomi yang belum juga mereda.

Terpilihnya Amidi terjadi di tengah tekanan berat akibat konflik kawasan khususnya perang yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Irak terseret dalam pusaran konflik tersebut dengan milisi pro-Iran melancarkan serangan ke pangkalan AS dan fasilitas vital sementara serangan balasan Washington dan Tel Aviv turut menimbulkan korban dari pihak militer Irak.

Kondisi semakin memburuk setelah penutupan Selat Hormuz oleh Iran yang membuat ekspor minyak Irak nyaris lumpuh total.

Dampak ekonomi dari kebijakan Iran ini menambah beban berat bagi pemerintahan baru Irak yang akan segera terbentuk dalam waktu dekat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung