Berita, Nasional

Bos Summarecon Kena OTT KPK, Begini Nasib Proyek Kereta Gantung Puncak

Repelita.net

19 September 2026 23:36 WIB • 92 view

Bos Summarecon Kena OTT KPK, Begini Nasib Proyek Kereta Gantung Puncak
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Wacana realisasi proyek infrastruktur kereta gantung yang menghubungkan kawasan Summarecon menuju Rest Area Gunung Mas Puncak di Kabupaten Bogor dipastikan tetap masuk dalam agenda perencanaan.

Kebijakan strategis tersebut diputuskan untuk terus dilanjutkan pengkajiannya oleh pihak pemerintah daerah kendati korporasi swasta pendukungnya tengah menghadapi proses hukum di lembaga antirasuah.

ADVERTISEMENT

Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto ketika memberikan keterangan resmi kepada para awak media pada hari Sabtu, 19 September 2026.

Menanggapi dinamika hukum yang terjadi, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan sikap pemerintah daerah dengan menyatakan, Tentunya kami menyampaikan dari awal, itu tahapannya masih feasibility study, jadi apapun proses hukum yang terjadi tentu jangan sampai mengganggu pelayanan terhadap masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan bahwa seluruh program kerja yang sudah masuk dalam agenda pembangunan daerah tidak akan mengalami hambatan berarti meskipun diterpa persoalan hukum.

Keterangan itu dipertegas oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto melalui pernyataan yang menyebutkan, Kami pastikan beberapa hal yang sudah masuk dalam program perencanaan pembangunan daerah tidak akan terganggu.

Berdasarkan rancangan tata letak awal, fasilitas transportasi massal udara tersebut direncanakan memiliki dua titik perhentian utama untuk melayani mobilitas warga maupun pelancong.

Stasiun pemberhentian pertama dirancang berlokasi di kawasan Summarecon sebelum wilayah Gadog serta terintegrasi langsung dengan fasilitas kantong parkir kendaraan terpadu.

Sementara itu, titik shelter kedua diproyeksikan berdiri di area Rest Area Gunung Mas Puncak guna memaksimalkan aksesibilitas pariwisata kawasan pegunungan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan bahwa seluruh rangkaian penelaahan yang sedang berjalan tidak hanya berfokus pada aspek teknis konstruksi semata.

Lebih dari itu, kajian mendalam juga mencakup kalkulasi kelayakan ekonomi serta estimasi kebutuhan total anggaran pembiayaan pembangunan secara keseluruhan.

Mengenai aspek pendanaan proyek, Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan secara rinci dengan menyatakan, Saat ini masih kita kaji untuk melihat kelayakan teknis, ekonomi, hingga kebutuhan pembiayaannya, kita pastikan pembangunan tidak akan menggunakan APBD Kabupaten Bogor.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung