Repelita Teheran - Bandara Internasional Imam Khomeini di Teheran Iran kembali melayani sejumlah rute penerbangan internasional pada Sabtu (25/4) pagi waktu setempat setelah sempat terganggu akibat konflik bersenjata, menurut laporan media penyiaran Iran, IRIB .
Penerbangan pertama yang berangkat dari bandara utama Teheran tersebut menuju ke beberapa kota besar seperti Istanbul, Muscat di Oman, serta Madinah di Arab Saudi sebagai tanda normalisasi layanan udara .
ADVERTISEMENT
Pembukaan kembali rute penerbangan internasional ini dilakukan setelah CEO Imam Khomeini Airport City, Ramin Kashef Azar, menyampaikan pernyataan kepada Kantor Berita Buruh Iran (ILNA) pada Jumat (24/4) .
Ia menginformasikan bahwa layanan penerbangan penumpang internasional akan kembali beroperasi secara bertahap mulai hari Sabtu setelah melalui proses evaluasi keamanan yang ketat .
Sebelumnya sebagian besar lalu lintas udara Iran terganggu total sejak serangan bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran pada tanggal 28 Februari lalu .
Serangan gabungan tersebut kemudian memicu serangan balasan dari Teheran sebagai bentuk pertahanan diri atas kedaulatan wilayahnya yang dilanggar oleh kekuatan asing .
Perang terbuka antara kedua negara saat ini tertahan dengan adanya kesepakatan gencatan senjata sejak tanggal 8 April yang dimediasi oleh pemerintah Pakistan sebagai penengah .
Washington dan Teheran telah menggelar serangkaian pembicaraan diplomatik di Pakistan dua pekan lalu dengan upaya untuk mengatur perundingan putaran baru yang lebih konstruktif .
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi berada di Islamabad pada Sabtu (25/4) sementara dua utusan khusus Presiden AS yaitu Steve Witkoff dan Jared Kushner juga menuju ibu kota Pakistan tersebut untuk agenda yang sama .
Meskipun demikian peluang untuk dimulainya kembali pembicaraan langsung antara AS dan Iran dalam waktu dekat masih sangat kecil mengingat kedua pihak masih saling curiga .(*)
Editor: 91224 R-ID Elok