Berita, Nasional

Balas Pernyataan Deddy Sitorus, Yan Harahap Pertanyakan Mengapa PDIP Merasa Tersinggung dengan Pernyataan AHY

Repelita.net

27 June 2026 00:18 WIB • 896 view

Balas Pernyataan Deddy Sitorus, Yan Harahap Pertanyakan Mengapa PDIP Merasa Tersinggung dengan Pernyataan AHY
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sekretaris BRAINS Partai Demokrat, Yan Harahap, melayangkan kritik tajam terhadap Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, melalui akun media sosial X pribadinya.

Yan menyebut Deddy sebagai sosok yang bebal karena dinilai kesulitan dalam memahami poin-poin sederhana yang sebenarnya telah dipaparkan dengan jelas.

ADVERTISEMENT

”Bebal ya. Penjelasan yang gamblang pun tak mampu (tak mau?) ia cerna,” tulis Yan melalui akun X miliknya, Jumat (26/6).

Ia menjelaskan bahwa pernyataan Agus Harimurti Yudhoyono mengenai etika berpolitik sebenarnya bersifat universal dan berlaku bagi setiap partai, baik yang berada di dalam maupun luar pemerintahan.

”Padahal sudah dijelaskan, yang disampaikan AHY adalah prinsip yang sangat sederhana dan universal dalam demokrasi, bahwa partai yang berada dalam pemerintahan berkewajiban menyukseskan agenda pemerintah, sedangkan partai yang berada di luar pemerintahan tetap memiliki hak untuk mengkritik. Namun, kritik tersebut sebaiknya konstruktif, memberikan jalan keluar, dan tidak memecah belah bangsa,” ungkapnya.

Yan merasa heran mengapa Deddy merasa tersinggung, padahal dalam pesannya AHY tidak sedikit pun menyebut nama PDIP atau memberikan sindiran terhadap partai tersebut.

”Pesan yang disampaikan AHY itu sama sekali tidak menyebut PDIP, tidak menyerang PDIP, dan tidak menuduh PDIP. Timbul pertanyaan besar mengapa ia merasa tersinggung dan menganggap pernyataan tersebut sebagai sindiran atau insinuasi terhadap PDIP,” sambungnya.

Baginya, ajakan AHY untuk mengedepankan kepentingan nasional di atas ambisi kelompok seharusnya tidak dipandang sebagai sebuah serangan politik.

”Kan aneh jika ajakan untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan partisan langsung dianggapnya sebagai serangan kepada PDIP,” tuturnya.

Yan menyarankan agar Deddy melakukan introspeksi diri terkait cara pandangnya dalam memaknai sebuah pernyataan politik agar tidak terjebak dalam prasangka pribadi.

”Sebenarnya yang perlu dievaluasi bukan pernyataan AHY, melainkan cara si Deddy memaknainya. Atau jangan-jangan mental kegeerannya sedang bergelora?” terangnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung