Berita, Timur Tengah

AS kecolongan, AS Tak Tahu Iran Punya Jalur Rahasia, Kapal-kapal Tetap Leluasa Tembus Blokade Selat Hormuz

Repelita.net

17 April 2026 12:12 WIB • 1,025 view

AS kecolongan, AS Tak Tahu Iran Punya Jalur Rahasia, Kapal-kapal Tetap Leluasa Tembus Blokade Selat Hormuz
Foto: Istimewa

Repelita Selat Hormuz - Amerika Serikat seolah dibodohi oleh tuan rumah karena tidak mengetahui bahwa Iran memiliki jalur rahasia yang membuat kapal-kapalnya tetap leluasa menembus blokade di Selat Hormuz.

Pada Rabu (15/4/2026) ketika blokade AS memasuki hari ketiga, sejumlah kapal yang terkait dengan Iran menggunakan jalur baru untuk menuju Teluk Persia.

ADVERTISEMENT

Pada Kamis (16/4/2026), setidaknya dua kapal terpantau memasuki Teluk Persia melewati jalur yang berbeda dari biasanya.

Kedua kapal itu adalah kapal pengangkut gas minyak bumi cair atau LPG bernama G Summer dan kapal tanker minyak raksasa Hong Lu atau RHN.

Keduanya datang dari Uni Emirat Arab menuju kawasan pesisir Iran dengan menggunakan jalur yang berada di dekat Pulau Larak dan Pulau Qeshm.

Kapal G Summer yang berlayar dalam keadaan kosong dilaporkan menyiarkan informasi mengenai kepemilikan dan kru asal China, serta mencantumkan Khor Al Zubair di Irak sebagai pelabuhan tujuan.

Langkah serupa diikuti oleh Hong Lu, tanker raksasa yang mampu mengangkut hingga 2 juta barel minyak mentah, yang terpantau bergerak ke arah barat menyusuri pantai Iran dengan status menunggu perintah.

Selain kedua kapal tersebut, kapal pengangkut curah Rosalina juga dilaporkan mengambil rute yang sama dengan memberi sinyal bahwa mereka tengah menuju pelabuhan di Iran membawa muatan bahan pangan.

Di sisi lain, arus lalu lintas keluar Teluk tetap berlangsung meskipun dalam jumlah yang sangat terbatas.

Dua kapal peti kemas terkait Iran, Golbon dan Kashan, terlihat meninggalkan Teluk pada Rabu, diikuti oleh kapal tanker produk kecil bernama Nobler yang menuju ke arah timur ke Teluk Oman.

Situasi di Selat Hormuz memicu perbedaan pernyataan antara pihak Washington dan Teheran.

Komando Pusat AS atau Centcom menegaskan bahwa blokade mereka tetap solid dengan pernyataan "Tidak ada kapal yang melewati blokade" pada Rabu.

Pihak AS juga menambahkan bahwa sembilan kapal telah mematuhi perintah untuk berputar balik menuju Iran.

Namun, klaim tersebut dibantah oleh pihak Iran yang menyatakan bahwa satu supertanker minyak mereka telah berhasil mematahkan blokade tanpa merinci nama kapal yang dimaksud.

Meskipun terdapat pergerakan kapal melalui rute-rute baru, aktivitas pelayaran di Selat Hormuz secara keseluruhan telah melambat secara signifikan.

Hingga saat ini, belum terpantau adanya tanker minyak mentah Iran dengan muatan penuh yang keluar melewati selat.

Hal ini menempatkan arus ekspor minyak Iran, yang diperkirakan mencapai 1,7 juta barel per hari, dalam risiko besar.

Para ahli mencatat bahwa penggunaan praktik armada gelap dan gangguan elektronik kemungkinan digunakan untuk mengaburkan beberapa pergerakan kapal guna menghindari deteksi blokade.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung