Repelita Washington - Amerika Serikat dan Iran disebut akan menggelar putaran kedua negosiasi di Pakistan, dengan Presiden Donald Trump menyatakan bahwa pembicaraan baru dengan Tehran bisa dimulai dalam dua hari ke depan.
"Mereka ingin membuat kesepakatan," kata Trump sebagaimana dikutip dari laman NDTV pada Rabu (15/4/2026).
ADVERTISEMENT
Namun Washington dilaporkan menetapkan dua syarat baru bagi Iran sebelum perundingan tersebut dimulai, demikian laporan Israel Hayom yang mengutip sumber diplomatik.
Salah satu syarat tersebut terkait dengan keinginan Washington agar Selat Hormuz dibuka kembali secara penuh dan tanpa batas.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa Amerika mempertahankan prinsip timbal balik, artinya jika Iran menghalangi lalu lintas kapal di Selat Hormuz maka kapal-kapal Iran juga tidak akan diizinkan melintas.
Syarat lain dari Amerika adalah delegasi Iran harus memiliki wewenang penuh dari Korps Garda Revolusi Islam untuk menyelesaikan setiap kesepakatan.
AS menginginkan adanya persetujuan dari seluruh pejabat tinggi rezim terhadap setiap kesepahaman yang dicapai di Islamabad.
Sebelumnya, tim negosiasi AS dan Iran dikabarkan kemungkinan akan kembali bertemu di Pakistan pada akhir pekan ini untuk melanjutkan perundingan.
Beberapa hari setelah pembicaraan awal berakhir tanpa hasil, seorang sumber yang terlibat dalam pembicaraan menyebutkan bahwa sebuah proposal telah dikirim ke Washington dan Teheran.
Tanggal pastinya belum ditetapkan, tetapi kemungkinan bisa dilakukan paling cepat akhir pekan ini.
Seorang pejabat di Kedutaan Besar Iran di Islamabad mengatakan putaran pembicaraan berikutnya bisa berlangsung akhir minggu ini atau awal minggu depan.
"Tapi semuanya masih belum final," kata sumber itu.
Seorang sumber senior Iran juga mengatakan kepada Reuters bahwa belum ada tanggal pasti yang ditetapkan, dan delegasi masih membuka waktu antara Jumat hingga Minggu.
Pejabat senior Pakistan mengatakan bahwa Islamabad telah menghubungi Iran dan mendapat respons positif bahwa mereka terbuka untuk putaran kedua perundingan.
Pertemuan di Islamabad akhir pekan lalu yang digelar empat hari setelah pengumuman gencatan senjata tidak menghasilkan terobosan apa pun.
Pertemuan tersebut menjadi kontak langsung pertama antara pejabat AS dan Iran dalam lebih dari satu dekade, sekaligus pertemuan tingkat tertinggi sejak Revolusi Islam Iran tahun 1979.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok