Repelita Jakarta - Pihak Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta secara resmi mengeluarkan jaminan perlindungan penuh atas keselamatan seluruh anggota jemaah umrah di tanah suci.
ADVERTISEMENT
Langkah pemberian garansi keamanan bagi para pelancong serta peziarah internasional tersebut diputuskan menyusul eskalasi ketegangan serangan militer regional belakangan ini.
Rangkaian maklumat resmi mengenai penataan sistem perlindungan wilayah udara jazirah Arab tersebut disiarkan oleh saluran berita KompasTV Jawa Tengah.
"di tengah serangan kelompok huti kedutaan besar kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia di Jakarta menjamin keamanan dan keselamatan seluruh jemaah umrah serta pengunjung yang berada di Arab Saudi" kata penyiar berita mengawali laporannya.
Kendati situasi dikonfirmasi berada dalam kendali aparat, otoritas pemerintah setempat tetap melayangkan imbauan agar segenap lapisan publik senantiasa menjaga kewaspadaan diri.
"meski begitu kerajaan Arab Saudi turut mengimbau kepada seluruh pihak tetap waspada" lanjut penyiar mengingatkan faktor antisipasi kedaruratan.
Berdasarkan lembar manifestasi data, terdapat laporan mengenai jatuhnya korban luka dari kalangan warga negara Indonesia akibat amukan rudal di area fasilitas penerbangan sipil.
"sebanyak dua WNI dikabarkan terluka saat Huti menyerang bandara Internasional King Khalid Riad" papar penyiar merinci dampak benturan material di lapangan.
Merespons krisis tersebut, jajaran eksekutif melalui Kementerian Luar Negeri menegaskan komitmen untuk memantau fluktuasi stabilitas keamanan di wilayah terdampak perang secara berkala.
"pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan negara-negara kawasan sambil menyampaikan jumlah WNI di negara terdampak perang cukup besar" pungkas penyiar mengenai kesiapan evakuasi.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok