Berita, Timur Tengah

Ancaman Militer Yaman, Warga Sipil Dilarang Dekati Bandara Abha dan Instalasi Aramco Saudi

Repelita.net

11 October 2026 19:50 WIB • 103 view

Ancaman Militer Yaman, Warga Sipil Dilarang Dekati Bandara Abha dan Instalasi Aramco Saudi
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Kelompok milisi Houthi yang berbasis di Yaman secara resmi mengeluarkan instruksi tegas yang melarang seluruh warga sipil serta pekerja domestik maupun asing untuk mendekati kawasan Bandara Internasional Abha dan berbagai instalasi infrastruktur vital milik perusahaan minyak negara Arab Saudi, Saudi Aramco. Peringatan keras tersebut disampaikan secara terbuka melalui unggahan video berdurasi lengkap yang disiarkan oleh saluran resmi YouTube @HouthiOfficial pada tanggal 15 September 2022.

Dalam siaran video terpercaya itu, juru bicara militer kelompok Houthi, Brigadir Jenderal Yahya Saree, menyampaikan pencerahan secara eksplisit mengenai target operasi militer mendatang. Langkah drastis ini diambil sebagai bentuk eskalasi balasan atas gempuran serangan udara yang terus diluncurkan oleh koalisi militer pimpinan Arab Saudi di wilayah Yaman.

ADVERTISEMENT

Ia menegaskan bahwa seluruh kawasan strategis yang difungsikan untuk kepentingan militer dan ekonomi Kerajaan Arab Saudi kini berada dalam jangkauan membidik sasaran tembak peluru kendali serta armada pesawat nirawak buatan mereka. Potensi ancaman tersebut berisiko memicu ledakan besar yang dapat membahayakan keselamatan siapa saja yang berada di sekitar area sasaran utama.

"Kami memperingatkan seluruh warga sipil, baik warga lokal maupun ekspatriat di Kerajaan Arab Saudi, untuk segera menjauh dari fasilitas militer dan ekonomi vital, terutama Bandara Abha dan instalasi Aramco, karena lokasi-lokasi tersebut telah menjadi target sah bagi kekuatan angkatan bersenjata kami," ujar Brigadir Jenderal Yahya Saree dalam pernyataan resminya pada tayangan YouTube @HouthiOfficialtanggal 15 September 2022.

Pihak militer Yaman menegaskan bahwa penghentian operasi gempuran rudal dan serangan drone ini hanya dapat terwujud apabila pihak koalisi Arab Saudi bersedia menghentikan blokade laut dan udara serta mengakhiri agresi militer secara menyeluruh di daratan Yaman. Ancaman serius ini langsung memicu kekhawatiran global terkait stabilitas pasokan energi dunia dan keamanan jalur penerbangan sipil di kawasan Timur Tengah.

Menanggapi eskalasi tensi geopolitik yang kian memanas tersebut, seorang pengamat politik dan keamanan kawasan dari saluran YouTube @PengamatMiliterGlobal , Dr. Ahmad Al-Mansoor, turut memberikan analisis mendalam dalam tayangan videonya yang dipublikasikan pada tanggal 16 September 2022.

"Sasarannya jelas diarahkan pada jantung perekonomian dan infrastruktur transportasi utama Arab Saudi. Serangan yang diarahkan ke instalasi Aramco bukan hanya mengguncang stabilitas domestik Saudi, melainkan juga berpotensi besar memicu lonjakan harga minyak mentah dunia secara drastis serta merusak jaringan distribusi energi global," kata Dr. Ahmad Al-Mansoor pada unggahan YouTube @PengamatMiliterGlobal tanggal 16 September 2022.

Kondisi keamanan di sekitar kawasan fasilitas minyak milik Aramco serta area operasional bandara kini dijaga ketat oleh pasukan keamanan Kerajaan Arab Saudi guna mengantisipasi kemungkinan hadirnya Serangan mendadak yang dapat mengganggu kestabilan nasional.

Hingga saat ini, pihak koalisi internasional terus memantau pergerakan posisi tempur kelompok Houthi untuk mencegah jatuhnya korban dari kalangan masyarakat sipil.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung