Berita, Nasional

Amien Rais Sebut Mantan Presiden Joko Widodo Sebagai Zombie Politik yang Sudah Mengalami Kematian Karier

Repelita.net

22 October 2026 15:01 WIB • 84 view

Amien Rais Sebut Mantan Presiden Joko Widodo Sebagai Zombie Politik yang Sudah Mengalami Kematian Karier
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Sebuah narasi tajam mengenai peta kekuatan politik nasional disampaikan secara terbuka oleh seorang tokoh bangsa melalui saluran media digital pribadinya.

ADVERTISEMENT

Pernyataan kritis tersebut dipublikasikan secara orisinal dalam unggahan video terbaru yang merinci dinamika kepemimpinan nasional pasca transisi kekuasaan.

Tokoh politik senior bernama Amien Rais membedah filosofi mendasar mengenai dualisme fase akhir dalam siklus kehidupan seorang manusia.

"kita bisa membagi kematian dalam dua jenis yakni kematian alami berupa keluarnya nyawa dari badan atau fisik kita Jadi manusia mati atau meninggal dunia karena sakit jantung stroke lumpuh gagal ginjal diarea dan lain-lain," ujar Amien Rais melalui kanal YouTube Amien Rais Official.

Amien Rais menjelaskan bahwa hakikat sejati mengenai garis akhir usia seorang mahluk bernyawa sepenuhnya berada di bawah otoritas pencipta.

Dirinya mengutip landasan teologis dari kitab suci untuk memperkuat ulasan mengenai misteri ketetapan hari akhir yang dihadapi setiap manusia.

"Hanya Allah Subhanahu wa taala yang maha tahu kapan seseorang termasuk diri kita masing-masing akan dicabut nyawanya oleh malaikat izrail Malaikat izrail ini sang pencabut nyawa juga disebut sebagai malaikatul maut yang mencabut nyawa seluruh makhluk yang bernyawa seperti manusia dan jin," tutur Amien Rais.

Pihaknya menerangkan bahwa ketidaktahuan manusia mengenai jadwal penutupan usia merupakan sebuah berkah tersendiri agar kehidupan berjalan seimbang.

Sikap menyembunyikan rahasia besar tersebut ditujukan agar umat manusia senantiasa berpacu dalam mengumpulkan bekal kebajikan di dunia.

Amien Rais kemudian membagi respons psikologis umat manusia ke dalam dua klasifikasi besar saat menyikapi datangnya fase penutupan usia tersebut.

"Manusia yang beriman karena sudah tahu akan dijemput malaikat maut misalnya 6 bulan lagi niscaya dia berusaha secara maksimal berusaha menjadi manusia yang saleh dan salihat Yang korupsi berhenti total dari korupsinya Yang takabur berhenti dari ketakaburannya yang bengis berhenti dari kebengisannya yang penipu berhenti mutlak dari tipu-tipunya," ungkap Amien Rais.

Sebaliknya, kelompok kedua digambarkan sebagai oknum yang justru memanfaatkan sisa waktu demi memuaskan dorongan materi serta kesenangan duniawi semata.

Amien Rais menceritakan sebuah analogi lisan masa lalu mengenai eksistensi manusia yang enggan memikirkan masa pertanggungjawaban di alam baka.

Peta pemikiran tersebut kemudian dikorelasikan secara langsung oleh Amien Rais dengan kondisi karier geopolitik mantan presiden ketujuh Indonesia.

"Nah judul video ini kematian politik Jokowi The Political Death of Jokowi Nah ini sebuah metafor yang berisi pesan bahwa karier Jokowi itu sudah berakhir Mau berjuang dan bekerja keras kayak apapun ya mau mati-matian seperti yang dikatakan Jokowi ya boleh-boleh saja tapi who cares mengharapkan Gibran mundur dari kursi wakil presiden sudah tidak mungkin Yang kita hadapi oknum yang serba setengah matang ya anaknya ya bapaknya," tegas Amien Rais.

Menurut analisisnya, akhir dekade ini akan menjadi batas final yang tidak dapat dinegosiasikan kembali bagi trah kekuasaan asal Solo tersebut.

Amien Rais meyakini bahwa hubungan kemitraan strategis di tampuk pimpinan nasional saat ini tidak akan berjalan langgeng hingga periode berikutnya.

"Secara kategoris saya katakan tidak mungkin Prabowo masih akan menggandeng Gibran pada 2029 besok Ya sesuatu yang mustahil impossible unmoglih kata orang Jerman Dalam bahasa Jawa tangeh lamun buukidi dan toleibran itu taneh tangeh lamun ya Segera berhentilah mengacau keadaan tidak usah lagi membiayai puluhan ribu ternak buzzers dan manusia-manusia aji mumpung yang jumlahnya memang seabrek-abrek Dan berhentilah mengotak-adik cara-cara terkutuk untuk menggoyahkan stabilitas nasional," cetus Amien Rais.

Dirinya mengibaratkan status pergerakan mantan kepala negara tersebut menyerupai entitas berjalan yang kehilangan arah serta tidak lagi memancarkan pengaruh.

Langkah bergerilya di panggung publik pasca masa bakti selesai dinilai kurang elok jika dibandingkan dengan keteladanan dari para pemimpin terdahulu.

"Kini Jokowi bisa diibaratkan sudah jadi zombie politik ya tetapi tidak menakutkan sama sekali ya Malah boleh jadi menggelikkan masyarakat Ada manusia sudah jadi presiden 10 tahun belum puas padahal ijazahnya palsu Sudahlah Mas Jokowi tidak usah penyenyengan lagi Contohlah Presiden SBY Presiden Megawati Presiden Gus Dur Presiden Habibi Beliau-beliau ini setelah usai tugas kepisidennya ya sudah selesai Tidak lagi kelayaban gentayangan gelayeran bahkan sempoyongan masih ingin berdosa lagi seperti Jokowi ini ya Ini tolong direnungkan," pungkas Amien Rais.

Ulasan tajam ini ditutup dengan sebuah ajakan moral agar stabilitas nasional tidak lagi diganggu oleh kepentingan kelompok tertentu.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok










TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung