Repelita Jakarta - Tokoh senior nasional, Amien Rais, menilai bahwa mekanisme pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebenarnya merupakan perkara mudah bagi parlemen.
Pandangan tersebut disampaikan melalui siaran video interaktif yang diunggah di kanal YouTube Amien Rais Official.
ADVERTISEMENT
Ia menuding mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman, telah merobek sendi-sendi konstitusi demi mengakomodasi figur yang dinilainya tidak memiliki dokumen ijazah SMA.
Amien menyebut dugaan konspirasi tersebut sebagai skandal penipuan besar yang memicu rasa malu kolektif di tengah masyarakat.
Dirinya menyarankan agar mantan Wali Kota Solo tersebut segera meletakkan jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas proses yang menurutnya sarat kecurangan.
Opsi mundur dipandang sebagai solusi terbaik. Namun, ia menilai ayah Gibran terjebak dalam delusi akut mengenai tingkat kepopulerannya.
"Kalau DPR, MK, dan MPR mau memproses impeachment ( pemakzulan ) Gibran ya tentu mudah, mbahnya mudah. Cuma yaitu tadi, pernah caya katakan pada kesempatan lain, sebagian anggota DPR kita tergolong chicken hearted. Bermental ayam sayur, ayam sembelihan, mudah dijadikan sate atau gulai ayam."
Ia menambahkan bahwa bola proses diskualifikasi sepenuhnya berada di tangan 580 wakil rakyat yang menduduki kursi parlemen Senayan.
Masyarakat dituntut untuk terus menekan para anggota dewan agar berani menegakkan aturan hukum yang diatur dalam Pasal 7A dan 7B UUD 1945.
Para legislator diingatkan agar tidak bersikap apatis atau mengabaikan tuntutan publik, melainkan mendengarkan suara hati nurani daripada sekadar mempertimbangkan untung dan rugi.
Amien menegaskan bahwa bapak dan anak tersebut kini telah memasuki fase no exit atau jalan buntu yang, menurut pandangannya, tidak lagi memiliki celah penyelamatan politik.
Aksi pemakzulan dipandang sebagai jalan keluar yang paling logis demi membersihkan marwah bangsa sebelum melangkah menuju masa depan yang baru.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok