Berita, Nasional

Amien Rais Kembali Singgung Seskab Teddy: Ada Something Very Unusual

Repelita.net

03 May 2026 13:33 WIB • 739 view

Amien Rais Kembali Singgung Seskab Teddy: Ada Something Very Unusual
Foto: Istimewa

Repelita Sleman - Amien Rais kembali menyinggung Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan menyatakan bahwa ada sesuatu yang sangat tidak biasa atau "something very unusual" dari sosok yang diberi porsi kekuasaan terlalu besar di pemerintahan saat ini.

"Nah kalau Teddy ini, memang saya kumpulkan dari berbagai informasi, dari YouTube maupun media cetak, maupun berbagai channel di medsos itu, memang sudah saya kira hampir meyakinkan bahwa ada something very unusual (sesuatu yang sangat tidak biasa) tentang saudara kita Teddy ini. Ada something yang memang sebaiknya itu tidak diberi porsi kekuasaan terlalu," ujar Amien usai acara Munas Partai Ummat di Sleman pada Sabtu (2/5/2026) malam.

ADVERTISEMENT

Tokoh senior itu mengaku telah mengumpulkan informasi dari berbagai kanal digital sebelum akhirnya meyakini bahwa ada keanehan mendasar pada diri Sekretaris Kabinet tersebut.

Menurut pandangan Amien, Indonesia merupakan negara demokrasi sehingga kebebasan pendapat seharusnya tidak boleh dibatasi atau diberangus oleh siapa pun termasuk aparat negara.

Ia mengaku memiliki hubungan yang cukup baik dengan Presiden Prabowo Subianto sepuluh tahun terakhir sehingga pernyataannya bukan didasari oleh kebencian personal melainkan kegelisahan publik.

"Saya melihat, bahwa kalau Pak Prabowo itu saya kenal 10 tahun yang lalu. Saya sering inap di Hambalang, saya sering inap di Kertanegara, sampai malam saya baru pulang dan lain-lain, ngopi bersama. Jadi kalau Pak Prabowo, menurut saya lho ya dulu, tidak ada satu benang pun yang indikasinya beliau itu sampai katakanlah seperti Teddy Indra Wijaya itu," tegas Amien.

Dia menganggap pendapatnya merupakan bagian dari mekanisme demokrasi yang dijamin sepenuhnya oleh undang-undang dasar negara.

"Ya, jadi saya begini. Saya pertama tentu yakin demokrasi itu berjalan baik kalau kebebasan mengeluarkan pendapat yang dijamin oleh undang-undang dasar kita itu tidak dibatasi, tidak diberangus," ujar Amien dengan nada tegas.

"Nah, kemudian, yang namanya negara demokrasi, orang berpendapat itu boleh. Bertentangan dengan penguasa yang resmi, bertentangan dengan kelompok rakyat yang lain-lain itu. Tetapi apa, jadi point of conflict-nya itu, point of perbedaannya itu adalah yang bersangkutan dengan nasib bangsa," lanjutnya menjelaskan.

Sebelumnya, Amien Rais membuat pernyataan di kanal YouTube pribadinya yang mempersoalkan kedekatan Prabowo dan Teddy dalam video berjudul "Jauhkan Istana dari Skandal Moral" dengan durasi sekitar delapan menit.

Namun video kontroversial tersebut sudah tidak dapat diakses atau telah dihapus dari peredaran tanpa penjelasan resmi dari pihak manapun.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid angkat bicara terkait video yang diunggah Amien Rais dengan menyebut bahwa konten tersebut merupakan pembunuhan karakter terhadap Presiden RI.

"Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah mengidentifikasi sebaran video yang memuat narasi fitnah, pembunuhan karakter, dan serangan personal yang ditujukan kepada Presiden RI. Video tersebut diunggah oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat," ujar Meutya dalam unggahan di akun Instagram @kemkomdigi pada Sabtu (2/5/2026).

Meutya menambahkan bahwa pernyataan Amien Rais mengandung ujaran kebencian serta berpotensi memecah belah persatuan bangsa Indonesia.

"Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah hoaks, fitnah, serta mengandung ujaran kebencian. Narasi yang dibangun merupakan upaya merendahkan martabat Pimpinan Tertinggi Negara, tidak memiliki dasar fakta, serta bagian upaya provokasi untuk menciptakan kegaduhan publik. Hal ini berpotensi memecah belah bangsa," katanya dalam keterangan resmi tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung