Berita, Nasional

Aktor Muzakki Ramdhan Jadi Korban Kekerasan di Toilet Mal, Bibir Berdarah Akibat Salah Paham Pintu

Repelita.net

12 June 2026 17:42 WIB • 919 view

Aktor Muzakki Ramdhan Jadi Korban Kekerasan di Toilet Mal, Bibir Berdarah Akibat Salah Paham Pintu
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Aktor muda Muzakki Ramdhan mengalami kejadian kekerasan fisik saat sedang berkunjung ke pusat dunia dunia Trans Studio Cibubur.

Peristiwa nahas tersebut ia bagikan melalui akun Instagram pribadinya, @muzakki.ramdhan, pada Kamis (11/6/2026).

ADVERTISEMENT

Kejadian bermula ketika ia merasa mual setelah menaiki wahana roller coaster dan segera mengemudi menuju toilet.

"Aku dan temanku baru turun selesai main dari Trans Studio, kondisinya aku lagi mual dan pengen muntah, karena abis naik roller coaster. Pergilah kami ke toilet, karena aku memang pengen muntah," ungkap Muzakki.

Dalam kondisi terburu-buru, ia mengakui tidak sengaja menutup pintu kamar mandi dengan suara yang cukup nyaring.

“Buru-buru aku lari ke kamar kamar mandi, karena buru-buru aku gak sengaja nutup pintu toiletnya kekencengan,” tulisnya.

Saat hendak meninggalkan area tersebut, seorang pria dewasa menariknya kembali ke arah lorong toilet karena mengira pintu ditendang dengan sengaja.

“Aku jalan keluar toilet, di lorong depan toilet menuju area mall, tiba-tiba aku ditarik sama bapak-bapak itu. Dia marahin aku, dia bilang, “Kamu tadi nendang-nendang toilet ya?”, dengan nada tinggi. Aku bilang, “Gak pak”, karena emang aku gak nendang pintu toilet,” jelas Muzakki.

Meski sudah meminta maaf atas kesalahpahaman tersebut, pelaku justru melayangkan tindakan kekerasan yang membuat Muzakki terdorong hingga membentur dinding.

"Aku minta maaf karena gak sengaja nutup pintunya kekencangan. Udah minta maaf beberapa kali, bapak itu dorong mukaku kencang dengan telapak tangan terbuka. Sampai aku terdorong dan kepalaku mengenai dinding," tuturnya.

Akibat dorongan keras itu, bibir aktor film Na Willa ini mengalami luka hingga mengeluarkan darah.

Muzakki mengaku sempat merasa sangat ketakutan hingga gemetar dan tidak mampu memberikan perlawanan apa pun.

"Bibir aku berdarah. Aku syok. Badanku gak bisa bergerak, karena aku ketakutan. Badanku gemeteran, aku hanya bisa minta maaf, aku sampai berlutut minta, maaf bapak itu terus memarahi aku," tambahnya.

Mengenai upaya pengusutan, Muzakki menyatakan bahwa area lorong toilet tersebut tidak terjangkau oleh kamera pengawas CCTV.

Ia menduga pelaku dengan sengaja menariknya ke titik yang tidak terpantau kamera sebelum melakukan tindak kekerasan. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung