Berita, Nasional

Ahmad Arif Zulfikar Sindir Rencana Prabowo Gabungkan Badan Geologi dan BMKG Demi Anggaran MBG: Jangan Bilang Tidak Tahu Bedanya?

Repelita.net

09 September 2026 20:59 WIB • 409 view

Ahmad Arif Zulfikar Sindir Rencana Prabowo Gabungkan Badan Geologi dan BMKG Demi Anggaran MBG: Jangan Bilang Tidak Tahu Bedanya?
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pegiat media sosial Ahmad Arif Zulfikar baru-baru ini melontarkan pandangan kritis terkait wacana penggabungan antara Badan Geologi Kementerian ESDM dan BMKG.

Rencana integrasi lembaga yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto tersebut sebelumnya telah mendapat saran dari pihak DPR agar dikaji secara mendalam.

ADVERTISEMENT

Melalui akun Threads pribadinya pada Rabu 9 September 2026, Ahmad Arif Zulfikar membeberkan sejumlah perbedaan mendasar fungsi kedua institusi negara tersebut.

“Prabs usul menggabung Badan Geologi dan BMKG. DPR bilang rencana tersebut dikaji secara mendalam terlebih dahulu,” tulisnya dalam unggahan itu.

Ia merinci bahwa Badan Geologi berfokus pada urusan sumber daya batuan, magma, struktur bumi, serta vulkanologi.

Sementara itu, BMKG memiliki cakupan kerja yang berkaitan dengan atmosfer, iklim, cuaca, suhu, angin, polusi, hingga curah hujan.

“Berikut perbedaannya: Badan Geologi: Sumber daya geologi, batuan, magma, struktur geologi, vulkanologi. BMKG: Atmosfer, iklim, cuaca, udara, suhu, angin, polusi, hujan, kekeringan,” paparnya.

Lebih lanjut, ia melontarkan sindiran pedas mengenai pemahaman kepala negara terhadap perbedaan fungsi teknis kedua instansi penting tersebut.

Ia bahkan menduga kebijakan peleburan itu bisa jadi sekadar siasat penghematan anggaran demi mendanai program Makan Bergizi Gratis.

“Jangan bilang dia ga tau bedanya? Atau dia mau akalin supaya lebih hemat demi MBG?,” tuturnya.

Di sisi lain, rencana penyatuan lembaga ini sempat memperoleh respons positif dari kalangan legislatif di Senayan beberapa waktu lalu.

Ketua Komisi V DPR Lasarus menilai langkah integrasi berpotensi memperkuat koordinasi sekaligus mengoptimalkan efisiensi penanganan kebencanaan nasional.

Menurutnya, penyederhanaan struktur kelembagaan pemerintah akan membuat jalur komunikasi antarinstansi terkait menjadi jauh lebih praktis.

"Ya kami prinsip mendukung ya. Karena sifat koordinasi yang paling nyaman di pemerintah tuh seperti apa, gitu loh. Kami sifatnya kan menerima, ya. Memang kalau menurut kami sih kalau mau mempersedikit badan ya, ada baiknya sih dari sisi efisiensi juga ya. Karena koordinasi juga jadi lebih mudah," ujar Lasarus di gedung DPR, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Lasarus menambahkan bahwa irisan tugas antara Badan Geologi dan BMKG dinilai saling melengkapi dalam hal mitigasi bencana alam.

Badan Geologi selama ini mengawasi aktivitas vulkanik gunung berapi, sementara BMKG mempunyai infrastruktur pemantauan yang mendukung sektor serupa.

"Memang kalau menurut saya sih saya setuju kalau itu digabungin. Ya, itu lebih efektif kalau menurut saya dan juga lebih efisien dari sisi komunikasi, ya," pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung