Repelita [Jakarta] - Proses hukum yang mendera mantan petinggi korps adhyaksa febrie adriansyah terus menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan pengamat.
Mantan pimpinan komisi pemberantasan korupsi abraham samad ikut memberikan ulasan mendalam terkait penanganan perkara yang menyita barang bukti bernilai fantastis.
ADVERTISEMENT
Penerapan pasal pencucian uang di samping perkara rasuah pokok dinilai sangat tepat guna memaksimalkan pengembalian aset milik negara.
"Dengan TPPU, kita mengenal konsep follow the money dan follow the suspect. Pendekatan ini akan memperlihatkan ke mana saja uang tersebut mengalir dan membuka peluang munculnya tersangka baru," ujar Abraham Samad.
Keberadaan pihak perantara atau profesi khusus yang bertindak menyamarkan hasil kejahatan turut menjadi perhatian serius dalam skema penyidikan.
Tanggapan atas klaim kepemilikan aset yayasan yang disuarakan pihak penasihat hukum tersangka diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pembuktian penyidik.
Kehadiran sembilan orang jaksa berpengalaman jebolan lembaga antirasuah dalam tim penyidikan menumbuhkan keyakinan tersendiri terhadap independensi proses hukum.
Rekam jejak serta integritas para jaksa terpilih tersebut diyakini mampu menjaga penanganan perkara dari segala bentuk tekanan eksternal.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok