Repelita Teheran - Sedikitnya 34 orang tewas, termasuk enam anak-anak, ketika Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan besar-besaran di seluruh Iran pada Senin, 6 April 2026.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya menetapkan batas waktu Selasa bagi Teheran untuk sepenuhnya membuka kembali Selat Hormuz atau menghadapi serangan terhadap pembangkit listrik dan jembatannya.
ADVERTISEMENT
Setidaknya selusin kota di Iran terkena serangan dalam gelombang pengeboman terbaru ini, termasuk Bandar Abbas, Ahvaz, Mahshahr, Shiraz, Isfahan, dan Karaj.
Serangan gabungan AS-Israel juga menghantam Universitas Sharif di Teheran, salah satu universitas sains terkemuka di Iran yang sering dibandingkan dengan Massachusetts Institute of Technology (MIT) di AS.
Universitas Sharif merupakan kampus elit dan favorit bagi para pelajar terbaik Iran, di mana peraih Nobel matematika Maryam Mirzakhani merupakan salah satu alumnusnya.
Tohid Asadi dari Al Jazeera yang melaporkan dari Teheran mengatakan fasilitas pendidikan tersebut terkena dampak parah dengan kerusakan luas dilaporkan di masjid dan laboratorium kompleks kampus.
“Kementerian Sains dan Teknologi Iran memberi tahu kami bahwa setidaknya 30 universitas telah terkena serangan” sejak awal perang pada 28 Februari, katanya.
Mohammad Reza Aref, wakil presiden pertama Iran, pada hari Senin menuduh AS mengerahkan bom penghancur bunker untuk secara khusus menargetkan universitas tersebut.
“Serangan bom penghancur bunker di Universitas Sharif adalah simbol kegilaan dan ketidaktahuan Trump,” kata Aref dalam sebuah unggahan di X.
“Dia [Trump] gagal memahami bahwa pengetahuan Iran tidak tertanam dalam beton untuk dihancurkan oleh bom; benteng sejati adalah kemauan para profesor dan elit kita,” kata Aref yang merupakan seorang ilmuwan lulusan Universitas Stanford.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Amrik-Israel baru saja ngebom ITBnya Iran : Sharif University of Technology!
— Abul Muzaffar (@abulmuzaffar10) April 6, 2026
Lagi lagi kejahatan perang tanpa jeda oleh zionis.
FYI. Sharif itu kampus elit dan favorit.
Peraih nobel matematika Maryam Mirzakhani merupakan alumni sana. Berikut fotonya.
Sharif sendiri itu… https://t.co/YlNxxJq0B5 pic.twitter.com/dGjhuD9hPe
Sharif University is Iran’s MIT. They’ve produced a huge number of engineers who’ve gone on to Silicon Valley and founded some of the most successful American tech companies.
— Congresswoman Yassamin Ansari (@RepYassAnsari) April 6, 2026
Why are we bombing a university in a city of 10 million people? https://t.co/XM8GFD06Ws
Sharif University of Technology in Tehran, one of Iran’s top science and engineering institutions, was bombed tonight, and a number of schools reportedly damaged.
— Omid Memarian (@Omid_M) April 6, 2026
Founded in 1966 (as Aryamehr University), Sharif is a cornerstone of Iran’s scientific and academic life.
Striking… pic.twitter.com/qsCBSZGjsa
JUST IN: 🇺🇸🇮🇷 Aftermath of US-Israeli strikes on Sharif University in Tehran, one of Iran's top science and engineering schools. pic.twitter.com/0KIrPxyEyK
— BRICS News (@BRICSinfo) April 6, 2026