Berita, Nasional

21 ribu motor listrik MBG jadi pajangan usai Dadan Hindayana Cs diciduk, anggaran tak main-main

Repelita.net

07 June 2026 16:01 WIB • 820 view

21 ribu motor listrik MBG jadi pajangan usai Dadan Hindayana Cs diciduk, anggaran tak main-main
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sebanyak 21.800 unit sepeda motor bertenaga listrik untuk operasional program makan bergizi gratis kini terbengkalai dan sekadar menjadi pajangan di dalam gudang.

Kondisi puluhan ribu kendaraan roda dua tersebut langsung memicu perhatian publik setelah mencuatnya skandal dugaan rasuah yang menyeret Dadan Hindayana bersama dua mantan petinggi instansi terkait.

ADVERTISEMENT

Proyek pengadaan ini memang memakan dana yang sangat fantastis karena menyedot kas negara dengan perkiraan nilai mencapai Rp915 miliar hingga Rp1,39 triliun.

Seluruh armada operasional berwarna biru yang memuat lambang resmi tersebut kini hanya teronggok membisu di dalam fasilitas penyimpanan yang berlokasi di Babakanmadang, Kabupaten Bogor.

Suasana di sekitar area kompleks pergudangan milik produsen Emmo Electric Mobility itu kedapatan berubah drastis pasca penahanan para tersangka oleh aparat penegak hukum.

Tumpukan kendaraan jenis matik serta trail listrik yang awalnya tersimpan rapi di area samping kini semakin meluap hingga memenuhi pelataran depan bangunan pada Sabtu (6/6/2026).

Guna menghindari kerusakan akibat terpaan cuaca buruk, pihak pengelola menyiasatinya dengan menutup rapat seluruh barisan transportasi tersebut menggunakan jaring hitam.

Selain tumpukan kendaraan roda dua, satu unit truk kontainer milik PT. Yasa Artha Tunggal juga terlihat diparkir tanpa pergerakan di sisi area konversi tersebut.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari jajaran manajemen gudang logistik mengenai kejelasan status kepemilikan ataupun kelanjutan proses distribusi puluhan ribu motor dinas tersebut.

"Sabtu mah sepi pada libur, kalau hari biasa mah ada karyawannya," ungkap pria paruh baya tersebut saat berbincang. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung